syukron...telah masuk keblog ana...

syukron...telah masuk keblog ana...
" berusahalah... meskipun itu berat..
tapi percayalah ....
ada balasan yang indah dari setiap keringat yang menetes dari usaha itu..."

Senin, 05 Desember 2011

Esensi Kurikulum IPS SD Th. 2006, kelas 3 dan 4

menurut modul dan inisiasi yang diberikan ut Esensi Kurikulum IPS SD Th. 2006, kelas 3 dan 4 adalah :

§         1.Peristiwa,fakta,konsep,generalisasi ilmu –ilmu sosial dan kaitannya
§         2. Nilai dan sikap serta keterampilan intelektual(kemampuan analisis, personal dan sosial) dan kaitannya.

Untuk mengajar IPS, guru harus memahami tujuan pembelajaran apa, kompetensi yang harus dimiliki siswa apa, bahannya apa, aspek yang dimiliki apa saja dan bagaimana pendekatan dan strategi belajar mengajarnya.
Melalui MP IPS peserta didik diarahkan untuk menjadi warga negara Indonesia yang demokratis, dan bertanggung jawab, serta warga dunia yang cinta damai. Adapun yang sangat penting untuk dipahami oleh guru adalah tujuan yang hendak dicapai dalam MP IPS, yaitu agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
1.Mengenal konsep- konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya.
2.Memiliki kemampuan dasar untuk berfikir logis –kritis, rasa ingin tahu, inquiri, memecahkan masalah, dan ketrampilan dalam kehidupan sosial.
3.Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosialdan kemanusiaan;
4. Memiliki kompetensi berkomunikasi, bekerja sama,dan berdaya saing dalam masyarakat yang majemuk, baik di tingkat lokal, nasional,dan global.
Ruang lingkup esensi materi adalah : a) Geografi ( manusia, tempat,dan lingkungan), b) Sejarah( waktu dan perubahan), c)Sosiologi (sistem dan budaya),dan Ekonomi( perilaku ekonomi dan kesejahteraan)
Esensi kurikulum IPS adalah mengenalkan dan memahamkan anak terhadap isu sosial (cerita/ peristiwa yang terjadi pada aktivitas kehidupan manusia di masyarakat yang kemungkinan tidak jelas asal usulnya). Untuk memudahkan bagi siswa SD isu sosial disederhanakan sebagai peristiwaDan berikut ini agar  lebih jelas dapat dipahami tentang : peristiwa, fakta/ data, konsep,dan generalisasi.
Peristiwa : adalah suatu kejadian yang benar-benar terjadi atau hanya isu saja.  Contoh nyata : gunung meletus, kelahiran, abstrak, korupsi, inflasi, reformasi dll.
Pada  peristiwa yang berar- benar terjadi dapat dicari fakta yang dapat diamati, ditunjukkan secara jelas sebagai kenyataan/realita.
Fakta  :    - sesuatu yang dipercaya / apa yang benar/kenyataan
                 - hasil observasi yang bisa dibuktikan secara impiris (bukan acak, ada relevansi dengan teori).
                    Contoh : nyata               : kondisi jalan
                                    Abstrak           : pendapatan penduduk
Fakta sangat berkaitan dengan data. Jika fakta mengandung arti penafsiran seseorang , jadi bersifat subyektif sedangkan data adalah sesuatu yang mengandung sifat obyektif.
Konsep :  -  istilah (abstrak) untuk mengklasifikasikan tanda, gagasan peristiwa.
                 - proses mengkategorikan dan memberi nama sesuatu obyek (harus valid/tepat, significance/bermakna, layak, tahan lama, seimbang)
                    Contoh :  binatang, tumbuhan, manusia.
Generalisasi : adanya hubungan dari beberapa konsep yang berisi pernyataan yang  bersifat umum. Contoh : Setiap institusi, (misal PSSI/PGRI) memiliki peraturan bagi anggotanya.(Setiap anggota PSSI harus mematui aturan-aturan yang telah ditetapkan.  PGRI memiliki peraturan yang harus dipatuhi oleh semua anggotanya.)
Keterkaitan atau hubungannya adalah peristiwa yang mungkin berupa perkembangan ilmusosial atau ilmu pengetahuan alam didasari olh fakta dan data yang selanjutnya melahirkan suatu konsep-konsep yang kemudian sampai pada generalisasi. Akhirnya lahirlah teori-teori dan dari teori lahirlah hukum.

Nilai dan Sikap
Nilai                : ukuran untuk menentukan baik/buruk (indikator : cita-cita, tujuan, aspirasi dll)

Sikap              :     -     kecenderungan perasaan, pemahaman gagasan, keyakinan dll.
-          kesiapan seseorang untuk memperlakukan suatu obyek
(kesiapan secara kognitif, afiktif, fisika motorik berdasar penilaian positif/negatif, intensitas berbeda, berubah-ubah)
Kaitan nilai dan sikap             :
·         nilai sebagai penentu untuk bersikap
·         pendidikan nilai (moral) : mengembangkan kepribadian agar dapat memilih mana yang baik/buruk untuk bersikap.
Pencapaian tujuan pendidikan IPS SD
Berdasarkan taksonomi tujuan pendidikan (Bloom) ada tiga domain yaitu :
Domain ramah : kognitif, domain afiktif dan domain psikomotorik.
Dalam modul ini kita digunakan istilah  :
1.  Pencapaian ranah kognitif
Pencapaian ketrampilan intelektual/kemampuan analisis mewujudkan pengetahuan dalam perbuatan untuk melakukan penyelidikan terhadap suatu peristiwa.
Ketrampilan yang akan diperoleh :
·         Ketrampilan memperoleh informasi (mengumpulkan fakta, membaca, mendengar, dsb)
·         Ketrampilan berfikir (menafsirkan, menganalisis, mengorganisasikan informasi, membentuk konsep, merangkum, menganalisasi)
·         Ketrampilan mengkritik, membedakan fakta/opinii dengan informasi faktual
·         Ketrampilan membuat keputusan yang proporsional.
2.  Pencapaian domain psikomotorik
      Ketrampilan personal (sifatnya mandiri) mengkoordinasikan indera dengan anggota badan.
- Ketrampilan praktis : menggambar, membuat peta, membuat modul
- Ketrampilan studi/kebiasaan kerja : mengumpulkan data, membuat kesimpulan
- Ketrampilan bekerja dalam kelompok : menyusun rencana, emmimpin diskusi
- Ketrampilan akademik/belajar di SD : semangat, percaya diri, dll.
3.  Pencapaian domain afektif
Ketrampilan sosial meliputi kerja sama, memberi-menerima, menghormati hak orang lain

Tidak ada komentar: